Postingan

Review: You Are Invited Karya Kezia Evi Wiadji

Gambar
Judul: You Are Invited Penulis: Kezia Evi Wiadji Editor: Anin Pratajuangga Desain kover & ilustrasi: Ni Made Adenari Penata isi: Lisa Fajar Riana Penerbit: Grasindo Terbit: 2014 Tebal: 220 halaman ISBN: 978-602-251-493-0 Stacy dan John berencana untuk membagikan kartu undangan pada satu bulan sebelum hari H. Mama dan papa Stacy meminta 100 undangan, kemudian mami dan papi John meminta 150 undangan. Sementara itu, Stacy dan John masih kebingungan menentukan siapa saja yang akan mereka undang. Stacy dan John juga berniat mengajak saudara dan teman-teman mereka untuk berlibur sebelum mereka berangkat bulan madu ke Korea. Di tengah diskusi mereka, tiba-tiba Stacy mengutarakan keinginannya untuk mengundang mantan kekasihnya dan juga mantan kekasih John. Cerita pun berputar ke belakang, ke pertemuan pertama Stacy dan John. "Terserah kalau kamu mau mengundang mantanmu. Tapi aku nggak mau mengundang mantanku. Aku nggak mau mengorek luka lama." (hal. 7) ...

Review: Satin Merah Karya Brahmanto Anindito

Gambar
Judul: Satin Merah Penulis: Brahmanto Anindito & Rie Yanti Penyunting: Widyawati Oktavia Proofreader: Christian Simamora & Gita Romadhona Disain sampul: Dwi Anisa Anindhika Penata letak: Dian Novitasari Penerbit: Gagasmedia Cetakan: Pertama, 2010 Tebal: 313 halaman ISBN: 978-979-780-443-5 Satu-satunya cara untuk membuat Nadya merasa dirinya berharga dan 'terlihat' adalah dengan selalu berprestasi. Tapi seiring waktu berlalu, dia mendapati sinarnya kian memudar. Nadya tak ingin terlupakan. dia merasa harus membuat gebrakan prestasi untuk membuat pujian dan tatapan kagum kembali tertuju padanya. Lomba bergengsi se-Bandung Raya inilah kartu As-nya. Awalnya, ambisi itu terasa tak berbahaya. dia melebur di dalam diri Nadya--membuatnya kuat, memberinya semangat. Nadya tidak menyadari perasaan itu menekan dirinya begitu rupa, membuatnya menjadi seseorang yang benar-benar berbeda. ******* "Setiap kebohongan selalu ada motivasinya....

Review: Rahasia Sunyi Karya Brahmanto Anindito

Gambar
Judul: Rahasia Sunyi Penulis: Brahmanto Anindito Editor: eNHa Proofreader: Ibnu Rizal & Christian Simamora Penata letak: Wahyu Suwarni Desainer cover: Jeffri Fernando Penerbit: GagasMedia Cetakan: Pertama, 2012 Tebal: 361 halaman ISBN: 979-780-611-1 "Yesterday is history. Tomorrow is mistery. And today... is a gift.  That's why we call it 'the present'." (hal.100) Lautan Angkasawan, pria berusia 20 tahun, berprofesi sebagai pegawai outsourching . Ia secara tidak sengaja bertemu dengan seorang pria paru baya berkebangsaan Australia yang bernama Lachlan Fowler, ayah dari mantan kekasihnya yang telah meninggal, Kirey Fowler. Saat itu, Lachlan mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap hasil penyidikan polisi atas kecelakaan di pegunungan Kerinci yang telah menewaskan putrinya. Lachlan pun meminta Lautan untuk pergi ke Kerinci. Lautan melaksanakan penyelidikan dengan berbekal scrapbook dan MP3 yang berisi perjalanan Kirey s...

Review: Hamdim, Pistim, Yandim Karya Ayun Qee

Gambar
Judul : Handim, Pistim, Yandim Penulis : Ayun Qee Pemeriksa Aksara : Misni Parjiati Tata Sampul : Ferdika Tata Isi : Fitri Raharjo Pracetak : Antini, Dwi, Wardi Penerbit : DIVA Press Terbit : Cetakan pertama, Desember 2013 Tebal : 255 halaman ISBN : 978-602-255-391-5 "Kita memang tak bisa benar-benar melupakan seseorang, hanya berhenti memikirkan."  (hal. 56) Kimya tak sengaja menemukan bukti perselingkuhan ayahnya dan Tante Mel. Sejak itu, Tante Mel sering melayangkan ancaman kepada Kimya. Sejak saat itu pula Kimya mulai sering mengalami mimpi buruk, berhalusinasi,  dan mudah curiga kepada orang-orang di sekitarnya, termasuk kekasihnya, Galang. Kimya menganggap semua orang bersekongkol dengan Tante Mel untuk mencelakakan dirinya, hingga akhirnya ia divonis mengidap skizofrenia.  Tak sampai di situ, teman-teman sekolahnya bahkan menganggap bahwa Kimya mengalami kelainan jiwa. Kondisi tersebut membuat Galang berpaling darinya. Di ...

Review: Di Tanah Lada Karya Ziggy Z

Gambar
Judul: Di Tanah Lada Penulis: Ziggy Z Editor: Mirna Yulistiani Copy editor: Rabiatul Adawiyah Ilustrasi sampul & isi: Ziggy Z Desain sampul: Suprianto Setter: Fitri Yuniar Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Cetakan: Pertama, Agustus 2015 Tebal: 240 halaman ISBN: 978-602-03-1896-7 "Menurutku, Papa mirip hantu. Papa mirip hantu karena aku takut hantu, dan aku tahu Mama takut hantu. Dan aku takut Papa. Dan aku tahu kalau Mama juga takut Papa."  (hal. 2) Salva, biasa dipanggil Ava, adalah seorang anak perempuan berusia 6 tahun. Dulu, ayahnya memberi nama Saliva yang artinya ludah, karena ia adalah anak yang tak diharapkan oleh ayahnya. Ayahnya kerap berlaku kasar kepada Ava dan mamanya. Ava selalu berusaha bertutur dengan baik, sesuai tata bahasa Indonesia, seperti yang diajarkan oleh Kakek Kia, kakeknya Ava. Dia juga selalu mencari kosakata baru yang tak ia mengerti di kamus yang dihadiahkan oleh Kakek Kia pada ulang tahun Ava yang ke tiga....

Review: Purple Eyes Karya Prisca Primasari

Gambar
Judul: Purple Eyes Penulis: Prisca Primasari Proofreader: Sepila Design cover: Chyntia Yanetha Penerbit: Inari Cetakan: Pertama, Mei 2016 Tebal: 142 halaman ISBN: 978-602-74322-0-8 "Dia bangga mengakui bahwa dia gadis Inggris berumur 24 tahun, dengan wajah aristokratis, mata cokelat indah, dan rambut cokelat menyentuh leher. Yang meninggal tahun 1895." Begitulah penulis membuka kisahnya. Adalah Lyre, asisten Hades, sang dewa kematian. Belakangan, banyak orang menghadap Hades karena dibunuh dengan cara yang sama: lever mereka diambil. Karena itu, Hades diperintahkan untuk pergi ke bumi, mengatasi pembunuh berantai tersebut. Hades pun meminta Lyre untuk ikut bersamanya. Mereka menuju ke Norwegia; menemui salah satu keluarga korban pembunuhan. Hades dan Lyre menyamar sebagai Halstein dan Solveig, serta berpakaian layaknya manusia. Target mereka adalah Ivarr Amundsen, pria pucat rupawan, bermata ungu dengan tatapan kosong. Sudah sebulan, Nikolai, adik...

Review: Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan

Gambar
Judul : Cantik Itu Luka Penulis : Eka Kurniawan Desain sampul : Moelyono Foto sampul : Shutterstock Perwajahan isi : Sukoco Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Terbit : Cetakan ketiga, Februari 2012 Tebal : 480 halaman ISBN : 978-979-22-7880-4 " Seperti apa rasanya mati? " tanya Kyai Jahro. " Sebenarnya menyenangkan. Itulah satu-satunya alasan kenapa orang mati tak ada yang kembali. " " Tapi kau bangkit kembali, " kata sang Kyai " Aku kembali untuk mengatakan itu. " (hal. 23) Cerita dibuka dengan kebangkitan Dewi Ayu dari kuburnya setelah 21 tahun lalu mati atas keinginannya sendiri. Semua orang histeris, kalang kabut melihat sosok tersebut, kecuali seorang gadis yang duduk di beranda rumah Dewi Ayu. Alangkah terkejut dan bahagianya Dewi Ayu saat mengetahui bahwa gadis itu adalah Si Cantik, anak bungsunya yang lahir 12 hari sebelum ia mati. Ternyata doanya dikabulkan: memiliki anak buruk rupa, dengan harapan tak akan menjad...