Postingan

Menampilkan postingan dengan label 2016

Review: Purple Eyes Karya Prisca Primasari

Gambar
Judul: Purple Eyes Penulis: Prisca Primasari Proofreader: Sepila Design cover: Chyntia Yanetha Penerbit: Inari Cetakan: Pertama, Mei 2016 Tebal: 142 halaman ISBN: 978-602-74322-0-8 "Dia bangga mengakui bahwa dia gadis Inggris berumur 24 tahun, dengan wajah aristokratis, mata cokelat indah, dan rambut cokelat menyentuh leher. Yang meninggal tahun 1895." Begitulah penulis membuka kisahnya. Adalah Lyre, asisten Hades, sang dewa kematian. Belakangan, banyak orang menghadap Hades karena dibunuh dengan cara yang sama: lever mereka diambil. Karena itu, Hades diperintahkan untuk pergi ke bumi, mengatasi pembunuh berantai tersebut. Hades pun meminta Lyre untuk ikut bersamanya. Mereka menuju ke Norwegia; menemui salah satu keluarga korban pembunuhan. Hades dan Lyre menyamar sebagai Halstein dan Solveig, serta berpakaian layaknya manusia. Target mereka adalah Ivarr Amundsen, pria pucat rupawan, bermata ungu dengan tatapan kosong. Sudah sebulan, Nikolai, adik...

Review: Lelaki Harimau Karya Eka Kurniawan

Gambar
Judul : Lelaki Harimau Penulis : Eka Kurniawan Desain sampul : Eka Kurniawan Layout isi : Noviprastya Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Terbit : Cetakan ketujuh, Oktober 2016 Tebal : 191 halaman ISBN : 978-602-03-2465-4 "Senja ketika Margio membunuh Anwar Sadat, Kyai Jahro tengah masyuk dengan ikan-ikan di kolamnya, ditemani aroma asin yang terbang di antara batang kelapa, dan bunyi falseto laut, dan badai jinak merangkak di antara ganggang, dadap, dan semak lantana." (hal. 1)  Margio, seorang penggiring babi yang manis dan santun, tiba-tiba dikabarkan telah membunuh Anwar Sadat dengan cara yang sangat bengis. Tidak ada yang percaya Margio bisa melakukannya. Anwar Sadat ditemukan dalam keadaan leher yang terburai, bahkan nyaris putus seperti seekor binatang yang tak tuntas disembelih. Tak satu orang pun berani melihat dan menyentuh mayat yang telah tertutup kain batik tersebut, termasuk keluarga Anwar Sadat sendiri, hingga Kyai Jahro dan Mayor Sadrah data...

Review: Memories to Forget Karya Mahir Pradana

Gambar
Judul : Memories to Forget Penulis : Mahir Pradana Editor : Ayuning Penyelaras aksara : Anye Penata letak : Gita Ramayudha Desainer sampul : Juang & Agung Nugroho Penerbit : GagasMedia Terbit : 2016 Tebal : 214 halaman ISBN ; 979-780-878-5 " ... Terkadang kita merasa memahami seperti apa kesedihan itu, tapi ternyata kita tidak tahu apa-apa.  Karena kesedihan punya ceritanya tersendiri." (hlm. 4) Satria, pemuda tampan berusia dua puluh empat tahun yang tidak punya banyak teman. Topi kupluk rajutan berwarna biru gelap selalu menutupi kepalanya.  Satria sangat membenci hujan. Hanya ada satu kenangan tentang hujan yang melekat di dalam ingatan Satria: melihat ibunya berlutut di depan rumah dengan jeritan yang menyayat hati, sebelum akhirnya terkapar ke tanah bersimbah darah. Tragedi tersebut terus menghantui Satria. Setelah ibunya meninggal, karena sebuah alasan, Satria tinggal di Jakarta bersama pamannya yang akrab dipanggil Bung Maher. ...

Review: Doa Pengubah Takdir Karya Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)

Gambar
Judul : Doa Pengubah Takdir Penulis : Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) Editor : Emsoe Abdurrahman Desainer/Layouter : Agus Anwar Penerbit : Emqies Publishing Tahun : 2016 ISBN : 978-602-0814-22-3 Tiada kata seindah doa. Dialah untaian harapan seorang hamba kepada Rabb- nya. Dengan doa, seseorang bisa meraih aneka kebaikan: limpahan rezeki, solusi atas segala masalah, kebersihan hati, tajamnya pikiran, dijauhkan dari musibah, dan didapatkannya surga. Namun demikian, doa “hanyalah” media penghubung antara seorang hamba dengan Rabbnya. Dia tidak banyak gunanya apabila kita tidak terampil “menggunakannya”. Maka, ada sejumlah hal yang membuat doa kita ijabah. Satu diantaranya memahami doa yang kita panjatkan. Bagaimana bisa kita meminta kepada Allah, akan tetapi kita tidak paham apa yang kita ucapkan? ********* Buku ini berisi dua bagian: Bagian 1 - Ada Apa dengan Doa? Pada bab ini, Aa gym menjelaskan tentang kedudukan manusia dan Allah SWT alasan mengapa ...

Review: Tentang Kamu Karya Tere Liye

Gambar
  Judul : Tentang Kamu Penulis : Tere Liye Editor :Triana Rahmawati Penerbit : Republika Cover : Resoluzy Lay out : Alfian Terbit : 2016 Tebal ; 524 halaman ISBN : 9786020822341 Zaman Zulkarnaen adalah mahasiswa Universitas Oxford asal Indonesia yang kemudian menjadi junior lawyer di Thompson & Co., firma hukum terbaik dan terpercaya yang terletak di London. Zaman secara mendadak ditugaskan menangani warisan salah satu klien besar firma hukum tersebut. Adalah Sri Ningsih, wanita pemegang paspor Inggris yang ternyata berasal dari Indonesia. Menghabiskan masa tuanya di panti jompo di Paris dan meninggalkan warisan berupa 1 % saham yang harganya melebihi kekayaan Ratu Inggris dan keluarganya. Masalahnya, Thompson & Co. hanya menerima surat keterangan kepemilikan saham dan mandat untuk menanganinya tanpa disertai surat wasiat. Namun, jika Zaman mampu menyelesaikan kasus ini, maka ia berhak menduduki salah satu kursi senior lawyer yang telah kosong. Z...

Review: Sehidup Sesurga Karya Fahd Pahdepie

Gambar
Judul: Sehidup Sesurga Penulis; Fahd Pahdepie Penyunting: Gita Romadhona Penyelaras aksara: eNHa Penata letak: Wahyu Suwarni Desainer cover: Jeffri Fernando Ilustrator isi: Teguh Pandirian Penerbit: PandaMedia Terbit: Juni 2016 (cetakan kedua, Juli 2016) Tebal: 210 halaman ISBN: 978-979-780-845-7 Cinta selalu memerlukan banyak sudut pandang. Seandainya engkau bisa tahu seberapa besar dan seberapa dalam perasaan seseorang dalam mencintaimu, kau akan kehilangan semua cara untuk mengucap syukur dan terima kasih. Mari memberi jarak pada harapan yang berlebihan karena sering kali harapan-harapan adalah pengalih perhatian, bukan? ********* Setelah sukses dengan buku Rumah Tangga yang mendapatkan sambutan luar biasa, akhirnya Fahd Pahdepie pun menerbitkan lagi buku serupa demi menanggapi usulan-usulan dari para pembaca. Sehidup Sesurga merupakan rekonstruksi makna dari frasa umum ‘sehidup semati’. Jika cinta harus berakhir di sebuah episode bernama kematian, ...