Postingan

Menampilkan postingan dengan label Non Fiksi

Review: Halaqah Cinta Karya Arif Rahman Lubis

Gambar
Judul : Halaqah Cinta Penulis : @teladanrasul Penyunting : Firdaus A Desain sampul & Tata letak : depp & epenk Penerbit : QultumMedia Terbit : Februari 2014, (Cetakan kelima, Juni 2014) Tebal : 302 halaman ISBN : 979-017-280-x Menikah adalah menapak di jalan sunah. Karena kita mngikuti sunah Rasulullah, kita akan mendapatkan pengalaman-pengalaman yang luar biasa. Dan, karena kita mengikuti sunah manusia yang paling ajaib cintanya, kita akan menemukan surga sebelum surga. Baiti jannati, rumahku surgaku. Mencintai pasangan halal kita adalah kebahagiaan yang tiada tara. (hal. 2) Saya telat sekali membaca buku ini. Bahkan, saya juga tidak tahu kalau buku ini termasuk ke dalam jajaran best seller . Buku ini menjanjikan pembahasan tentang hal-hal penting yang perlu kita ketahui mengenai pernikahan, hal-hal yang sering menjadi teka-teki dan kegalauan para single yang ingin melangkah ke jenjang pernikahan. Hal-hal penting tersebut terbagi ke d...

Review: Doa Pengubah Takdir Karya Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)

Gambar
Judul : Doa Pengubah Takdir Penulis : Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) Editor : Emsoe Abdurrahman Desainer/Layouter : Agus Anwar Penerbit : Emqies Publishing Tahun : 2016 ISBN : 978-602-0814-22-3 Tiada kata seindah doa. Dialah untaian harapan seorang hamba kepada Rabb- nya. Dengan doa, seseorang bisa meraih aneka kebaikan: limpahan rezeki, solusi atas segala masalah, kebersihan hati, tajamnya pikiran, dijauhkan dari musibah, dan didapatkannya surga. Namun demikian, doa “hanyalah” media penghubung antara seorang hamba dengan Rabbnya. Dia tidak banyak gunanya apabila kita tidak terampil “menggunakannya”. Maka, ada sejumlah hal yang membuat doa kita ijabah. Satu diantaranya memahami doa yang kita panjatkan. Bagaimana bisa kita meminta kepada Allah, akan tetapi kita tidak paham apa yang kita ucapkan? ********* Buku ini berisi dua bagian: Bagian 1 - Ada Apa dengan Doa? Pada bab ini, Aa gym menjelaskan tentang kedudukan manusia dan Allah SWT alasan mengapa ...

Review: Sehidup Sesurga Karya Fahd Pahdepie

Gambar
Judul: Sehidup Sesurga Penulis; Fahd Pahdepie Penyunting: Gita Romadhona Penyelaras aksara: eNHa Penata letak: Wahyu Suwarni Desainer cover: Jeffri Fernando Ilustrator isi: Teguh Pandirian Penerbit: PandaMedia Terbit: Juni 2016 (cetakan kedua, Juli 2016) Tebal: 210 halaman ISBN: 978-979-780-845-7 Cinta selalu memerlukan banyak sudut pandang. Seandainya engkau bisa tahu seberapa besar dan seberapa dalam perasaan seseorang dalam mencintaimu, kau akan kehilangan semua cara untuk mengucap syukur dan terima kasih. Mari memberi jarak pada harapan yang berlebihan karena sering kali harapan-harapan adalah pengalih perhatian, bukan? ********* Setelah sukses dengan buku Rumah Tangga yang mendapatkan sambutan luar biasa, akhirnya Fahd Pahdepie pun menerbitkan lagi buku serupa demi menanggapi usulan-usulan dari para pembaca. Sehidup Sesurga merupakan rekonstruksi makna dari frasa umum ‘sehidup semati’. Jika cinta harus berakhir di sebuah episode bernama kematian, ...

Review: Rumah Tangga Karya Fahd Pahdepie

Gambar
Judul : Rumah Tangga Penulis : Fahd Pahdepie Editor : Gita Romadhona Editor akhir : Ayuning Desain sampul : Indra Fauzi  Penerbit : PandaMedia Tahun : 2015 (cetakan kesembilan, 2016) Tebal : 286 ISBN : 979-780-813-0 Cinta itu karunia, kita diberi meski tidak meminta. Tetapi "mencintai" adalah perkara lainnya, kan? Ia selalu membutuhkan usaha, kita yang mencari, lalu harus menemukannya sendiri. Maka, bagiku, mencintaimu adalah berhenti mengandaikan semua hal baik yang tak ada dalam dirimu sekaligus memaafkan semua hal buruk yang ada dalam dirimu. Demikianlah caraku menemukan cinta dalam dirimu. Barangkali, cinta memang sederhana, sesederhana senyummu saat membaca kalimat-kalimat yang tengah kamu baca ini; semoga cukup sederhana. (hlm. 16) ********* Ketika melihat judul buku ini, mungkin kebanyakan pembaca akan mengira buku ini merupakan fiksi romantis nan dramatis, atau sebuah buku yang berisi nasihat-nasihat dalam membangun biduk ...